Web Analytics
RPP KESELAMATAN & KEAMANAN PERTAMBANGAN BAHAN GALIAN NUKLIR

Berita/Kegiatan DJPP

 

Jakarta –Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-undangan melalui Direktorat Harmonisasi Peraturan Perundang-undangan II menyelenggarakan rapat tim kecil pengharmonisasian, pembulatan, dan pemantapan konsepsi Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Keselamatan dan Keamanan Pertambangan Bahan Galian Nuklir. Mengingat situasi pandemi Covid-19 yang masih melanda, rapat tim kecil yang dipimpin oleh Kepala Sub Direktorat Harmonisasi Bidang Perindustrian, Perdagangan, Riset, dan Teknologi, Direktorat Harmonisasi Peraturan Perundang-undangan II, Widyastuti, S.H., M.H., dilaksanakan melalui video conference, Rabu (22/12/2021).

Pertambangan bahan galian nuklir berperan penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia. Tapi, kegiatan pertambangan bahan galian nuklir memiliki risiko bahaya radiologi. Bahan galian nuklir merupakan komoditas tambang mineral dengan karakteristik yang berbeda dibandingkan golongan mineral lain, yaitu: bersifat radioaktif. Sifat radioaktif tersebut menimbulkan risiko bahaya radiologi terhadap pekerja dan masyarakat dan lingkungan hidup. Upaya proteksi terhadap risiko bahaya tersebut diwujudkan melalui Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Keselamatan dan Keamanan Pertambangan Bahan Galian Nuklir.

Agar menghasilkan keputusan yang komprehensif dari rapat ini, Direktorat Harmonisasi Peraturan Perundang-undangan II mengundang Direktur Pengaturan Pengawasan Instalasi dan Bahan Nuklir, Kepala Biro Hukum, Kerjasama, dan Komunikasi Publik, dan Koordinator Kelompok Fungsi Pengaturan Pengawasan INNR. Rapat diselenggarakan guna merampungkan penyusunan substansi Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Keselamatan dan Keamanan Pertambangan Bahan Galian Nuklir.