Pengajuan Perancang

Dari 145 (seratus empat puluh lima) Calon Pimpinan KPK yang lulus Seleksi Tahap I (Seleksi Administrasi) , sebanyak 133 (seratus tiga puluh tiga) Calon telah mengikuti Seleksi penulisan Makalah, sedangkan sebanyak 12 (dua belas) tidak mengikuti Seleksi karena tidak hadir dalam seleksi pembuatan makalah. Dari  133 Calon yang mengikuti Seleksi Tahap II tersebut, sebanyak 12 Calon dinyatakan lulus seleksi tahap kedua (seleksi makalah).

Keputusan kelulusan 12 Calon tersebut dituangkan dalam Keputusan Panitia Seleksi Nomor 28/SET.PANSEL-KPK/VI/2010 tentang Hasil seleksi Makalah Calon Pengganti Pimpinan Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang disepakati dalam rapat pleno Pansel KPK yang diselenggarakan secara maraton pada tanggal 29 Juli 2010 dan baru selesai pada dini hari tanggal 31 Juli 2010 (pukul 3:00 WIB).

Kedua belas orang calon yang dinyatakan lulus tersebut, adalah:
1. Ade Saptomo, S.H. M.Si (42/KPK/2010).
2. DR. Ir. Aji Sularso, MMA (102/KPK/2010).
3. Bambang Widjojanto, S.H., M.H. (251/KPK/2010).
4. Irjen Pol (Purn) Drs. Chaerul Rasjid, S.H., M.H. (93/KPK/2010).
5. DR. Fachmi, S.H., M.H. (210/KPK/2010).
6. Drs. Firman Zai, M.Si. (144/KPK/2010).
7. Fredrich Yunadi JD, S.H., LL.M., MBA (31/KPK/2010).
8. I Wayan Sudirta, S.H. (233/KPK/2010).
9. Prof. DR. Jimly Asshiddiqie, S.H. (220/KPK/2010).
10. Junino Jahja (171/KPK/2010).
11. Meli Darsa (190/KPK/2010).
12. Muhammad Busjro Muqoddas, S.H., M.Hum. (228/KPK/2010).

Dalam melakukan penilaian makalah dilaksanakan secara berjenjang dan berlapis dimana makalah dinilai secara cross check oleh tiga tim external reader yang berasal dari kalangan akademisi dan beranggotakan 12 orang, yang selanjutnya dilakukan pula penilaian oleh masing-masing anggota Pansel KPK.

Penilaian makalah didasarkan pada masing-masing elemen dan keseluruhan elemen yang menjadi isi pokok atau lingkup makalah yang meliputi (1) kondisi korupsi di Indonesia serta perkembangannya; (2) hubungan antara korupsi dan pembangunan (3) kerangka hukum dan kebijakan nasional tentang pemberantasan korupsi di era reformasi dan posisi serta peran KPK sebagai lembaga “khusus” dalam upaya mengefektifkan pemberantasan korupsi; (4) konsepsi penulis tentang pemberantasan korupsi yang memuat visi, misi serta strategi dan rencana aksi dalam pemberantasan korupsi, termasuk kompetensi, komitmen, dan konstribusi yang dapat/akan diberikan dalam melaksanakan dan mewujudkan konsepsi tersebut; (5) kesimpulan dan catatan penutup. Sedangkan kriteria penilaian didasarkan pada:
a. Kejelasan (clarity);
b. Koherensi dan konsistensi;
c. Kecermatan;
d. Kelengkapan (completeness); dan
e. Kemenyeluruhan (comprehensibility).

Dalam melakukan Seleksi Tahap Kedua Panitia Seleksi juga melakukan tabulasi dan penelahaan terhadap pendapat, masukan, dan/atau tanggapan tertulis dari masyarakat terhadap integritas, kapasitas, dan karakter Calon.  Bagi peserta yang lulus Seleksi Tahap Kedua selanjutnya diwajibkan untuk mengikuti seleksi tahap selanjutnya yaitu profile asessment yang prosesnya akan dilakukan oleh Tim Independent yang rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 4 Agustus 2010 bertempat di Gedung Kementerian Hukum dan HAM Jalan H.R. Rasuna Said, Kav 6-7 Jakarta Selatan.