Kilas Berita Perkembangan Peraturan Perundang-undangan

Komisi VIII DPR RI bersama Kementerian Agama dan DPD membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah (PIHU).

Menurut Wakil ketua Komisi VIII DPR RI Iskan Qolba Lubis, substansi RUU PIHU ini adalah bagaimana meningkatkan kualitas penyelenggaraan haji.

"Selama ini, banyak kekurangan dalam penyelenggaraan haji dan umrah. Untuk itu, aturan lama yaitu UU Nomor 13 tahun 2008 perlu diganti,” kata Iskan, dalam keterangan pers yang diterima Metrotvnews.com.

Iskan juga berpendapat bahwa salah satu penyebab belum optimalnya penyelenggaraan haji karena bertumpuknya kewenangan di tangan pemerintah. Dalam hal ini, Kementerian Agama.

“Selama ini Kementerian Agama berperan sebagai regulator, eksekutor, dan kontrol (pengawas). Hal itu membuat tidak efektif, efisien, dan rawan terjadinya penyimpangan,” jelas Legislator PKS dari Daerah Pemilihan Sumatera Utara II ini.

Menurut Iskan, pemerintah harus memahami isu yang berkembang di masyarakat mengenai tuntutan optimalisasi penyelenggaraan haji. “Dalam berbagai forum DPR terus menyuarakan bagaimana penyelenggaraan haji harus lebih optimal lagi,” jelas Iskan.

Di sisi lain, DPR memahami kekhawatiran Kementerian Agama mengenai pembentukan badan dalam penyelenggara ibadah haji. Tentu pembentukan badan ini, tambah Iskan, akan membutuhkan waktu yang tidak singkat untuk menyesuaikan dengan sistem yang baru.

Adanya badan dalam penyelenggaraan haji tersebut diharapkan akan membuat pelaksanaan lebih profesional. Salah satunya dalam sistem rekrutmen sumber daya manusia.

“Dalam hal rekrutmen, misalnya. Pasti ada perbedaan antara pemerintah dengan badan. Jika dilakukan oleh suatu badan maka akan cenderung lebih bebas, sehingga lebih berkualitas. Sehingga menghilangkan konotasi adanya bagi-bagi jatah dari orang-orang kementerian agama,” papar Iskan.

Iskan juga mengatakan, harapan untuk optimalisasi penyelenggaraan haji bisa terwujud, salah satunya melalui pengelolaan dana haji secara profesional.“Jika dana pengelolaan haji sudah profesional, maka akan lebih baik lagi penyelenggaraan haji ke depan,” kata dia.

 

 

 

 

 

Sumber: metrotvnews.com