Kilas Berita Hukum dan Peraturan Perundang-undangan

Draf Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Data Pribadi ditargetkan rampung pada Oktober 2016.

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Rosarita Niken Widiastuti mengatakan, pemerintah akan menyelesaikan draf RUU Perlindungan Data Pribadi di Oktober 2016. Lalu, akan dibahas dengan DPR.

"Karena kalau tidak selesai oktober, akan mundur lagi ke 2017," ujarnya kepada Media Indonesia seusai acara konsultasi publik bertajuk Pemantapan Konsepsi Regulasi Perlindungan Data Pribadi Yang Substantif dan Aplikatif di Bali, Selasa (3/5).

Menurut dia, Indonesia sudah tertinggal jika dibandingkan dengan negara di dunia yang sudah mengimplementasi UU Data Perlindungan Pribadi.

Di Asia Tenggara, hanya Indonesia dan Laos yang belum memiliki UU Data Perlindungan Pribadi.

Sementara itu, berdasarkan data Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), ada 108 dari 177 negara yang sudah memiliki regulasi tersebut. Fakta tersebut menyadarkan pemerintah untuk perlu menuntaskan RUU Data Perlindungan Pribadi.

Rosarita menambahkan, UU Data Perlindungan Pribadi sebagai wujud negara hadir bagi masyarakat. Program itu merupakan salah satu dari sembilan agenda prioritas yang tertuang dalam Nawa Cita Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

 

 

 

Sumber: mediaindonesia.com