Berita/Kegiatan DJPP

Dalam rangka merumuskan Gap Analisis terhadap Ketentuan yang terdapat dalam UNTOC, pada hari Kamis, 29 April 2010 Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-undangan Kementerian Hukum dan HAM mengadakan rapat lanjutan guna menindaklanjuti kerja sama antara Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-undangan bekerjasama dengan NLRP (National Legal Reform Program) Belanda.

Rapat dipimpin oleh Direktur Publikasi, Kerjasama dan Pengundangan (Drs. Zafrullah Salim, M.H.) dengan agenda membahas waktu pelaksanaan (time table) penyelenggaraan kegiatan yang berkaitan dengan pelaksanaan pembuatan analisis tersebut. Dalam pertemuan tersebut hadir perwakilan dari Kementerian Hukum dan HAM RI , Dwi Hartoyo dan Binziad Kadafi (perwakilan NLRP), dan para pakar yang dijadikan konsultan ahli dari Indonesia yang berasal dari beberapa perguruan tinggi seperti I Wayan Parthiana (Universitas Parahyangan), Surastini Fitriasih (Universitas Indonesia), dan Ramelan (Universitas Trisakti).

Tujuan dibuatkan Gap Analisis tersebut, seperti dikemukakan oleh perwakilan dari NLRP adalah untuk memberikan gambaran terhadap beberapa permasalahan yang berkaitan dengan pelaksanaan UNTOC yang dikaitkan dengan peraturan perundang-undangan yang ada di Indonesia. Dalam rapat disepakati jangka waktu penyelesaian analisis nantinya akan berupa buku yang ditulis dengan menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.

Sedangkan mengenai waktu pelaksanaan kegiatan, diharapkan dapat diselesaikan seluruhnya pada bulan Agustus 2010. Selain pakar dari Indonesia, juga nantinya akan diundang beberapa pakar UNTOC dari Belanda yang akan bersama-sama merumuskan Gap Analisis tersebut. Di samping akan diadakan pertemuan dan kajian dengan mengundang beberapa instansi terkait atau stake holder yang di dalam prakteknya berkaitan dengan pelaksanaan UNTOC di Indonesia.