Berita/Kegiatan DJPP

Jakarta – Bertempat diruang Legiprudensi Lt. Dasar Gedung Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-undangan, Prof. Widodo Ekatjahjana memimpin acara pelantikan dan pengambilan sumpah Pejabat Fungsional Perancang Peraturan Perundang-undangan (15/07/2020) dengan menjalankan protocol pencegahan Covid-19. Acara ini dihadiri oleh Pimpinan Tinggi Pratama diantaranya Sekretaris Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-undangan, Direktur Fasilitasi Perancangan Peraturan Daerah dan Pembinaan Perancang Peraturan Perundang-Undangan, Direktur Harmonisasi Peraturan Perundang-Undangan II, Direktur Pengundangan, Penerjemahan, dan Publikasi Peraturan Perundang-Undangan, Pejabat Fungsional Perancang Peraturan Perundang-undangan dan Para Pejabat Administrasi di Lingkungan Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-undangan.

Pelantikan ini dalam rangka melaksanakan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor: M.HH-306.KP.10.02 Tahun 2020 tentang Kenaikan Jenjang Jabatan Fungsional Perancang Peraturan Perundang-undangan Madya di Lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.

Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Peraturan Perundang-undangan menyampaikan bahwa dengan dilaksanakannya pelantikan dan pengambilan sumpah/janji, maka sudah sah menurut ketentuan peraturan perundang-undangan. “Dengan dilaksanakannya pelantikan dan pengambilan sumpah/janji ini, maka pelaksanaan tugas Saudara sebagai Perancang Peraturan Perundang-undangan dalam jabatan baru sudah sah menurut ketentuan peraturan perundang-undangan” ucap Prof. Widodo.

Beliau juga mengatakan bahwa Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan ini merupakan salah satu persyaratan atau kewajiban terhadap pejabat fungsional yang memperoleh pengangkatan dan kenaikan jenjang jabatan sebelum melaksanakan tugas jabatannya. Hal ini sesuai dengan Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 7 Tahun 2017 Tanggal 15 Juni 2017 Tentang Tata Cara Pelantikan Dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Administrator, Jabatan Pengawas, Jabatan Fungsional, Dan Jabatan Pimpinan Tinggi.

Beliau juga berpesan supaya jangan terlena terhadap hasil yang telah dicapai. “Pengangkatan dan kenaikan jenjang jabatan atau pangkat, baik pejabat struktural maupun fungsional menuntut peningkatan kompetensi, sama halnya dengan Perancang Peraturan Perundang-undangan, semakin tinggi jenjang jabatan semakin besar dan sulit tanggungjawab dan kompetensi yang dimiliki. Saya tidak ingin ada informasi negatif yang masuk tentang ketidakmampuan perancang. Oleh karena itu, jangan terlena terhadap hasil yang telah dicapai” tegas Prof. Widodo.

Diakhir sambutannya beliau mengharapkan dengan peningkatan prestasi kerja yang lebih baik lagi maka akan semakin memantapkan kemampuan organisasi dalam mencapai tujuannya dan akan lebih meningkatkan pengabdian kepada Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-undangan.