Berita/Kegiatan DJPP

Jakarta - Dalam rangka evaluasi seluruh capaian kinerja yang telah dilaksanakan pada Semester I Tahun Anggaran 2020, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Capaian Kinerja Kemenkumham dengan tema "Tatanan New Normal Baru Kumham Pasti Produktif" di Graha Pengayoman Kemenkumham (29/06/20).

Rakor Kemenkumham adalah bagian untuk menjaga kinerja Kemenkumham agar mampu menghasilkan capaian yang berkualitas dan menyelesaikan berbagai persoalan kinerja secara tuntas. Pembukaan Rakor ini dihadiri oleh Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Sestama BSSN, Jajaran Pimpinan Tinggi Madya, Staf Ahli, Staf Khusus, Penasehat Menteri, dan Prof. dr. Eko Prasetyo sebagi narasumber dari Fakultas Ilmu Administrasi UI, serta seluruh Pimpinan Tinggi Pratama baik di pusat maupun wilayah yang dilaksanakan secara virtual. 

Kegiatan ini diawali dengan penyampaian laporan pelaksanaan kegiatan oleh Sekretaris Jenderal Kemenkumham, Bambang Rantam Sariwanto yang dilanjutkan dengan dilaksanakannya Penandatangan MoU terkait pemanfaatan sertifikat elektronik antara Kemenkumham dan Badan Siber dan Sandi Negara RI (BSSN RI). Selanjutnya dilakukan juga penandatangan Komitmen Bersama dengan para Pimpinan selaku Produsen Data pada Unit Utama Kemenkumham guna mewujudkan Satu Data Indonesia di lingkungan Kemenkumham yang disaksikan langsung oleh Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasonna H. Laoly serta Kepala BSSN, Letjend TNI Hinsa Siburian.

Dalam sambutannya Menkumham menjelaskan arti dari sebuah simbol 2 lumba-lumba yang mengapit logo Corporate University. "Secara simbolik, simbol tersebut memberikan makna bahwa kita sebagai ASN harus mempunyai kecerdasan intelektual yang tinggi, mempunyai empati dan sifat tolong-menolong dan loyalitas kepada institusi, bangsa dan negara sehingga kreatif, inovatif dan mampu memanfaatkan teknologi informasi secara tepat. Dalam kondisi pandemi seperti saat ini, dibutuhkan ASN yang mempunyai kompetensi dan kemampuan sinergi kolaborasi yang baik sehingga mampu menyelesaikan tantangan dan hambatan secara cepat dan tepat," jelas Yasonna.

Yasonna juga mengajak seluruh jajaran di Kemenkumham untuk terus kompak, membangun gotong royong, kolaborasi, dan bersinergi dalam hal apa pun terkait pelaksanaan tugas dan fungsi Kemenkumham. "Saya minta seluruh jajaran untuk terus introspeksi dan memantaskan diri untuk mendukung kemajuan organisasi," tegas Yasonna.

"Kinerja Kemenkumham harus berorientasi pada publik, jika ada isu yang diviralkan, tidak perlu panik, segera lakukan counter argumentatif dengan bahasa penyampaian dan narasi yang baik, santun, dan tidak menimbulkan perbedaan persepsi. Pada kesempatan ini juga, saya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas dilakukannya penandatangan kerjasama Kemenkumham dengan BSSN dalam memberikan jaminan berupa sertifikasi terhadap dokumen-dokumen yang dihasilkan oleh Kemenkumham. Hal ini sejalan dengan upaya mewujudkan Sistim Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE)," ucap Yasonna.

Mengakhiri sambutannya, Yasonna mengharapkan kegiatan ini akan menjadi pendorong dan peningkatan kinerja Kemenkumham. "Semoga kegiatan ini berjalan lancar, sesuai dengan output dan outcome yang diharapkan, dan tentunya mampu menjadi pendorong bagi peningkatan kinerja Kemenkumham dimasa yang akan datang," tutupnya.

Rakor ini akan dilaksanakan selama 4 (empat) hari, dimulai hari ini sampai dengan Kamis 2 Juli 2020 mendatang. Pada hari ke-2 akan dilakukan Evaluasi Penilaian Capaian Kinerja B06 terhadap seluruh pelaksanaan target kinerja selama Semester I Tahun Anggaran 2020.