Berita/Kegiatan DJPP

Jakarta - Dalam rangka menunjang penguatan kehumasan di lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia mengadakan pelatihan media melalui Video Conference. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Unit Eselon I, Kantor Wilayah dan Unit Pelaksana Tugas (UPT) di seluruh Indonesia (18/05/20).

Kegiatan yang diprakarsai oleh Sekretariat Jenderal Kemenkumham ini mengambil tema “Penguatan Kehumasan” dan yang menjadi narasumber adalah Staf Khusus Menteri Hukum dan HAM, Fajar Lase dan Bane Raja Manalu selaku Konsultan Media Kementerian.

Dalam sambutannya Fajar Lase menyampaikan bahwa kehumasan harus lebih sinergis dan bisa menjawab pemberitaan-pemberitaan negatif yang ada, serta humas di seluruh unit sebagai corong informasi terkait pemberitaan di Kemenkumham. "Kehumasan harus jadi garda terdepan dalam pemberitaan yang dilakukan pada seluruh Kanwil maupun Unit Pelaksana Teknis Kemenkumham di seluruh Indonesia", ucap Fajar.

Hal serupa juga disampaikan, Bane Manalu bahwa dalam sebuah pemberitaan, setiap petugas Humas harus mampu menjabarkan informasi yang akurat, namun tentunya harus bisa menciptakan opini positif masyarakat jika terdampak isu pemberitaan negatif, sehingga citra sebuah organisasi dapat dipertahankan diranah publik.

Dalam paparannya, Bane Malu memberikan beberapa poin diantaranya Newsjack yang merupakan pemberitaan dengan memanfaatkan isu yang sedang populer/viral, hingga menjelaskan kelebihan dan kelemahan media mainstream dan media sosial. Beliau juga menjelaskan fungsi komunikasi diantaranya sebagai edukasi, informasi dan hiburan yang tujuannya untuk mampu mempengaruhi masyarakat.

Pelatihan Penguatan Kehumasan ini akan kembali diadakan guna memberikan penguatan kepada seluruh petugas (agen) Humas Kemenkumham yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.