Berita/Kegiatan DJPP

Jakarta, Direktur Jenderal Peraturan Perundang-undangan menghadiri dan membuka kegiatan “Penyusunan Buku Pedoman Penyelesaian Sengketa Peraturan Perundang-undangan melalui Jalur Non Litigasi”, Senin (3/12/2018) di Hotel JS Luwansa. Kegiatan yang akan dilaksanakan selama 3 (tiga) hari ini dihadiri oleh para Expert yang terdiri dari para akademisi yaitu Jimmy Z. Usfunan, Feri Amsari, Bayu Dwi Anggono, Charles Simabura, Oce Madril, Agus Riewanto serta Ninik Hariwanti.

Agenda kegiatan pada hari pertama dan kedua yaitu membahas penyusunan buku pedoman Penyelesaian Sengketa Peraturan Perundang-undangan melalui Jalur Non Litigasi dan dilanjutkan pada hari ketiga dengan sidang pemeriksaan perkara penyelesaian sengketa peraturan perundang-undangan melalui jalur non litigasi.

Dirjen PP dalam sambutannya mengatakan terkait penyusunan buku pedoman penyelesaian sengketa Peraturan Perundang-undangan melalui Jalur Non Litigasi akan diselesaikan pada tahun ini dan nantinya pada tahun depan akan dilakukan uji sahih terhadap rancangan buku pedoman tersebut. Buku pedoman ini setelah selesai nantinya akan didistribusikan ke seluruh instansi pemerintahan terkait di seluruh Indonesia.

Selanjutnya, Dirjen PP pada kegiatan ini juga memberikan arahan terkait substansi apa saja yang nanti akan dimasukkan dalam buku pedoman tersebut.

Kegiatan hari ketiga yaitu sidang pemeriksaan perkara sengketa PUU terkait permohonan dari Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GPMT) dengan kuasa hukum Zoelva & Partners  Counselor & attorneys Law, dan permohonan dari PT Dizamatra Powerindo dengan kuasa hukum yaitu Dr. Hamdan Zoelva, S.H., M.H.