Berita/Kegiatan DJPP

Lika-liku pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perubahan UU Nomor 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) memasuki babak baru usai disetujuinya perubahan UU tersebut oleh fraksi di DPR. Ke depanya DPR dalam hal ini Komisi I akan melakukan pembentukan Panja RUU.

Dalam rapat yang dihadiri Menkominfo Rudiantara dan perwakilan Kemenkumham, Dirjen Perundangan Widodo Ekatjahjana, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (14/3/2016), terdapat beberapa sorotan dari anggota dewan terkait UU ITE, khususnya mengenai pencemaran nama baik dan sanksi. Kendati demikian, sorotan ini tidak menghalangi persetujuan fraksi di parlemen untuk merevisi UU tersebut.

Menkominfo sendiri mengaku lega dengan persetujuan revisi UU ITE. Menurutnya, pihaknya akan mengikuti proses berikutnya (pembentukan panja) yang akan dilakukan Komisi I.

"Kita akan ikuti itu, proses di DPR," ucapnya kepada Warta Ekonomi usai rapat dengan Komisi I.

Sementara dalam pandangan Fraksi Gerindra, Asril Tanjung selaku Wakil Ketua Komisi I mengungkapkan keberadaan UU ITE diperlukan dalam melindungi masyarakat di era internet.

"Adanya RUU ini memungkinkan mengayomi masyarakat. Dalam rangka melindungi masyarakat menggunakan internet, kedua intenet sehat, dalam rangka melindungi masyarakat dari situs internet seperti pornoaksi dan pornografi," pungkas Asril Tanjung.

 

 

 

 

Sumber: wartaekonomi.co.id