Web Analytics
AUDIENSI DENGAN DELEGASI KEDUTAAN BESAR AMERIKA /U.S. EMBASSY IN INDONESIA

Berita/Kegiatan DJPP

 

Jakarta - Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-undangan menerima Audiensi delegasi dari Kedutaan Besar Amerika, hari ini (19/10/2021), bertempat di ruang rapat Legiprudensi lantai dasar.  Delegasi yang hadir pada audiensi adalah Kyle Richardson (Political Counselor), Steven Weston (Deputy Political Counselor), Gregory Bauer (Political Officer), dan Arfadhia Mahardika (Political Specialist). Delegasi bertujuan untuk mengetahui secara lebih dalam proses pembentukan peraturan perundang-undangan di Indonesia serta mendapatkan informasi perkembangan penyusunan beberapa Rancangan Undang-Undang seperti RUU tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, RUU tentang Informasi Transaksi Elektronik, dan RUU tentang Perampasan Aset.

Didampingi oleh Direktur Perancangan Peraturan Perundang-undangan, Cahyani Suryandari, S.H., M.H., Sekretaris Ditjen Peraturan Perundang-undangan, Priyanto, S.H., M.H., memimpin secara langsung audiensi dengan terlebih dahulu memperkenalkan anggota tim dari masing-masing delegasi. Setelah itu dilanjutkan dengan paparan proses pembentukan peraturan perundang-undangan.

Kyle Richardson yang belum lama bertugas di Indonesia ternyata mampu berbahasa Indonesia dengan cukup baik mengingat sebelum tinggal di Indonesia Beliau belajar bahasa Indonesia terlebih dahulu selama 8 (delapan) bulan. Beberapa pertanyaan yang diajukan dengan menggunakan bahasa Indonesia adalah bagaimana peranan Kementerian Hukum dan HAM dalam pembentukan peraturan perundang-undangan, bagaimana dan siapa saja yang dapat masuk dan menjadi panitia antar kementerian, bagaimana Presiden dapat mengetahui dan siapa yang bertanggungjawab untuk menginformasikan penyusunan suatu rancangan kepada Presiden, serta perkembangan penyusunan RUU sebagaimana disebutkan dimuka. Pertanyaan tersebut dijawab secara ringkas dan lugas baik oleh Priyanto maupun Cahyani Suryandari. 

Pada kesempatan yang baik tersebut, Priyanto juga mengharapkan kiranya Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-undangan mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan pengetahuan tentang Proses Pembentukan Peraturan Perundang-undangan di Amerika. Hal ini menjadi penting sebagai komparasi dan untuk meningkatkan kemampuan tenaga Perancang Peraturan Perundang-undangan. Beliau sendiri  beberapa waktu yang lalu pernah mendapatkan kesempatan belajar langsung dari Prof. Bob Seidman dan Prof. Ann  Seidman yang merupakan ahli peraturan perundang-undangan di Amerika.