Web Analytics
PENGHINAAN DAN/ATAU PENCEMARAN NAMA BAIK MENURUT KUHP, UU ITE DAN RUU KUHP

Berita/Kegiatan DJPP

Bali – Jumat (15/3/2021), Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-undangan bersama dengan Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum menyelenggarakan Diskusi Publik Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, bertempat di Trans Resort Bali. Diskusi Publik ini dibuka oleh Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Prof. Dr. Edward Omar Sharif Hiariej. Melalui video conference,beliau menyampaikan bahwa kajian ini akan mempertemukan apa yang diinginkan masyarakat soal pencemaran nama baik dan penghinaan menurut KUHP. Beliau menambahkan, diskusi publik ini merupakan bagian dari usaha memperoleh masukan dari pakar, praktisi, atau masyarakat terkait berbagai hal dalam penerapan atau pemberlakuan UU ITE.

Direktur Jenderal Peraturan Perundang-undangan, Prof. Widodo Ekatjahjana selaku ketua panitia dalam Diskusi Publik Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik bertemakan “Penghinaan/Pencemaran nama baik menurut KUHP, UU ITE, dan RUU KUHP dalam Perspektif Ius Constituendum dan Ius Constitutum” hadir melalui video conference.

Diskusi Publik dilanjutkan dengan pemaparan materi yang dimoderatori oleh Direktur Perancangan, Ibu Cahyani Suryandari dengan Prof. Dr. Indriyanto Seno Aadji yang menyampaikan Prinsip Pokok Undang-Undang Pers sebagai pembicara pertama, Dr. Jimmy Z. Usfunan yang menyampaikan SE Kapolri dan Gagasan untuk membuat Pedoman Penetapan Pasal 27, 28, dan 29 UU ITE. Sebagai pembicara kedua, Dr. Barita Simandjuntak yang menyampaikan Pembuktian Unsur-Unsur Penghinaan dan Pencemaran dalam UU ITE. Sebagai pembicara ketiga dan pembicara terakhir, Dr. Oce Madril menyampaikan terkait Perdebatan Konstitusionalitas ketentuan Pasal 27 ayat 3 dan Pasal 28 ayat 2 UU ITE.

Kegiatan Diskusi Publik ini juga merupakan bagian dari rangkaian upaya sosialisasi RUU KUHP yang dilakukan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia di beberapa kota yang telah dimulai pada tanggal 23 Februari 2021 di Medan, tanggal 4 Maret 2021 di Semarang, tanggal 12 Maret di Bali, dan kemudian akan dilanjutkan di beberapa kota di Indonesia.